Prinsip pengawetan lemari es kue adalah mengontrol suhu dan kelembaban. Umumnya, suhu optimal adalah 2 - 8℃, yang dapat menghambat laju reproduksi bakteri. Lemari es ini cocok digunakan di kedai kopi, toko roti, supermarket kecil, dan toko lainnya. Berbagai seri dan model memiliki kapasitas maksimum yang berbeda, tetapi efek pengawetan dasar tetap sama.
Dalam hal kelembaban, Cooluma menyatakan bahwa banyak jenis lemari tampilan kue yang berbeda mendukung kontrol kelembaban. Prinsipnya adalah mengatomisasi molekul air untuk menjadikan udara di dalam lemari lembap. Misalnya, atomizer ultrasonik menggunakan getaran frekuensi tinggi untuk memecah air cair menjadi partikel kabut air kecil (biasanya dengan diameter beberapa hingga puluhan mikron). Pada saat yang sama, sensor di dalam lemari memantau kelembaban udara secara real-time. Ketika kelembaban berada di bawah nilai yang diatur (pengawetan kue biasanya membutuhkan kelembaban 60% - 80%), atomizer akan mulai melepaskan kabut air ke udara di dalam lemari, meningkatkan kandungan molekul air di udara sampai mencapai kelembaban target, kemudian berhenti.
Kontrol suhu: Disarankan untuk mengatur suhu pendinginan pada 2 - 4℃. Rentang suhu ini dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dan pembusukan kue, serta mencegah kue menjadi keras dan kering karena suhu yang terlalu rendah.
Penyimpanan tertutup rapat: Bungkus kue dengan wrap plastik secara ketat atau letakkan dalam kotak tertutup rapat untuk mencegah uap air di lingkungan pendinginan masuk ke dalam kue (yang dapat membuat kue menjadi lembut dan lembap berlebih), dan juga mencegah kehilangan kelembaban alami kue (yang dapat membuat kue menjadi kering dan keras). Cara ini juga dapat mengisolasi bau khas makanan lainnya.
Waktu penyimpanan: Berbagai jenis kue memiliki waktu penyimpanan dingin yang berbeda. Kue krim (terutama yang menggunakan krim hewan) disarankan untuk dikonsumsi dalam waktu 1 - 2 hari. Setelah waktu tersebut, kue cenderung mengalami pembusukan. Kue chiffon dan jenis kue tanpa krim lainnya dapat disimpan selama 3 - 4 hari, tetapi rasanya akan semakin menurun.
Hindari mengambil keluar secara sering: Mengambil dan memasukkan kue ke dalam lemari es berulang kali akan menyebabkan uap air mengembun di permukaan kue karena perubahan suhu, yang mempengaruhi rasa dan waktu penyimpanan kue. Disarankan untuk mengambil jumlah yang dibutuhkan dan segera memasukkannya kembali.
Penanganan kue khusus: Kue yang mengandung bahan易busuk (mudah rusak) seperti buah segar, jelly, dan lainnya harus disimpan dalam pendinginan selama waktu yang lebih pendek, sebaiknya dikonsumsi pada hari yang sama. Untuk kue seperti mousse yang rasanya lebih enak setelah dibekukan, jika disimpan dalam pendinginan, perhatikan untuk mengisolasi kue dari makanan lainnya agar tidak terjadi transfer bau.
Seri lemari tampilan yang mendukung pemeliharaan kelembaban meliputi seri RA, RB, RC, RD, RE, CA, CB, CC, CD, FA, FB, dan lainnya. Seri R memiliki desain sudut siku-siku, seri C memiliki desain kaca melengkung, dan seri F memiliki panel depan kaca. Selain fungsi pendinginan dasar, setiap seri memiliki rak yang berbeda dengan pilihan 2 lapis atau 3 lapis, dan kapasitas ruang juga berbeda-beda. Hal terpenting adalah adanya model desktop, yang berukuran kecil dan cocok digunakan di atas meja kasir.
Untuk toko roti, pilihan pertama adalah lemari tampilan seri T (model desktop) dengan kapasitas 90L - 150L. Lemari ini memiliki desain penampilan melengkung dan efek pendinginan serta pengawetan yang sangat baik. Lemari ini dapat langsung ditempatkan di atas meja kasir untuk digunakan. Jika tokonya berukuran besar, dapat menggunakan seri S, yang mencakup dua gaya yaitu SA dan SB. Ukuran kapasitasnya adalah 2100mm×800mm×1300mm, dan menggunakan pendingin R290. 100 pengguna telah menyatakan kepuasan mereka setelah menggunakan lemari ini.
Di atas adalah konten edisi kali ini. Sebenarnya, untuk mencapai efek pendinginan yang tahan lama dan stabil, juga diperlukan kebiasaan perawatan yang baik, serta perlu dioperasikan dengan cara standar selama penggunaan.